Putri amelia, Amelia (2026) PERTUMBUHAN TINGGI BIBIT DURIAN (Durio zibethinus) UMUR 3 BULAN DI PERSEMAIAN POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI SAMARINDA. Diploma thesis, POLITEKNIK PERTANIAN NEGERI SAMARINDA.
A231500029_PUTRI AMELIA_ABSTRAK_TA.pdf
Download (151kB)
A231500029_PUTRI AMELIA_ABSTRAK_MI.pdf
Download (191kB)
A231500029_PUTRI AMELIA_MI .pdf
Download (3MB)
A231500029_PUTRI AMELIA_TA.pdf
Download (2MB)
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI TUGAS AKHIR.pdf
Download (369kB)
Abstract
PUTRI AMELIA. Pertumbuhan Tinggi Bibit Durian (Durio zibethinus) Umur 3 Bulan Di Persemaian Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Di bawah bimbingan HASANUDIN).
Tanaman durian (Durio zibethinus) merupakan salah satu spesies pohon hutan tropis asli Indonesia yang memiliki peran ganda sebagai tanaman kehutanan dan komoditas hortikultura unggulan. Sebagai pohon yang dapat mencapai tinggi 30–40 meter, fase pembibitan awal menjadi tahap krusial untuk menghasilkan bibit berkualitas.
Dalam pengembangan durian saat ini adalah sulitnya memperoleh bibit berkualitas dalam waktu singkat akibat pertumbuhan vegetatif yang cenderung lambat pada fase persemaian. Hal ini sering disebabkan oleh penggunaan media tanam yang kurang tepat, dimana keterbatasan unsur hara dan kondisi fisik media yang padat menghambat perkembangan akar serta pertambahan tinggi bibit.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai komposisi media tanam yang terdiri dari top soil, sekam bakar, dan pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan tinggi bibit durian umur 3 bulan, serta menentukan formulasi media terbaik untuk mendukung pertumbuhan vegetatif yang optimal.
Hasil yang diharapkan dari penelitian ini ditemukannya komposisi atau perbandingan media tanam terbaik (antara top soil, sekam bakar, dan pupuk kandang sapi) yang mampu mempercepat pertumbuhan tinggi bibit durian di persemaian.
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan 4 perlakuan komposisi media tanam yang berbeda. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung tinggi bibit durian dari pangkal batang hingga ujung titik tumbuh. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung rata-rata pertambahan tinggi untuk menentukan efektivitas masing-masing media tanam.
Hasil Rata-rata pertambahan tinggi bibit durian (Durio zibethinus) yang tumbuh pada media tanam dengan perbandingan 4:1:1 dengan rata-rata tinggi 7,27 cm, perbandingan 4:1:2 dengan rata- rata tinggi 6,51 cm, perbandingan 4:2:1 dengan rata-rata tinggi 8,88 cm dan perbandingan 4:2:2 dengan rata-rata tinggi 6,06 cm.
Berdasarkan pengamatan rata-rata pertambahan tinggi bibit durian tertinggi diperoleh pada Perlakuan C (4:2:1) sebesar 8,88 cm, diikuti oleh Perlakuan A (4:1:1) sebesar 7,27 cm, Perlakuan B (4:1:2) sebesar 6,51 cm, dan rata-rata terendah pada Perlakuan D (4:2:2) sebesar 6,06 cm.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Durio zibethinus, tinggi, media tanam, top soil, sekam bakar,pupuk kandang |
| Subjects: | Forestry Management > Forest Management |
| Divisions: | Jurusan Manajemen Hutan > Program Studi Pengelolaan Hutan |
| Depositing User: | Ms PUTRI AMELIA |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 01:55 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 01:55 |
| URI: | http://repository.politanisamarinda.ac.id/id/eprint/3628 |
